Tuesday, September 2, 2008

Rancangan Busana Batik Terbaru dari Ramli





Dalam Rangkaian mengangkat kain Tradisional Indonesia, Ramli salah satu designer terkemuka Indonesia kembali menggelar rancangannya. Pagelaran kali ini mengangkat khazanah Batik Madura, Bengkulu, Cirebon dan Betawi. Dengan tanpa mengubah warna dominan dari asli dari masing-masing kain, Ramli yang memiliki ciri khas dengan garis lurus, elegan dan feminim berhasil memodifikasi motif di atas bahan yang mayoritas terbuat dari bahan katun, sifon dan sutra, menjadi busana-busana yang indah.





Poppy Selviani Gusriharso

Pesona Keindahan Kain Tenun



Indonesia memiliki amat banyak ragam kain tenun. Jika pada jaman dahulu, kain tenun digunakan untuk keperluan adat. Kini masyarakat urbanpun dapat menjadikan kain tenun sebagai salah satu alternatif fashion yang cantik dan unik.
Dalam pegelaran busana yang diselenggarakan oleh Cita Tenun Indonesia (CTI) pada 28 Agustus lalu,tujuh designer terkemuka Indonesia memamerkan hasil karya terbaiknya.

Sebastian Gunawan menggunakan tenun cual dari Bangka Belitung. Dipadu dengan songket benang emas, tenun bewarna merah anggur ini tampak sangat cantik. Oscar Lawlalata hadir dengan tenunan yang berasal dari Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan legkap dengan baju bodo-nya yang sangat fashionable. Selain itu masih ada sederet nama lagi seperti; Stphanus Hamy, Chossy Latu, Rusli Tjohnardi, Priyo Oktaviani yang menjadikan tenun dari berbagai pelosok tanah air sebagai karya yang adiluhung.


Poppy Selviani Gusriharso

Tuesday, July 29, 2008

Baju Adat Bugis-Baju Bodo

Baju bodo adalah baju adat Bugis-Makassar yang dikenakan oleh perempuan. Sedangkan Lipa' sabbe adalah sarung sutra, biasanya bercorak kotak dan dipakai sebagai bawahan baju bodo.

Konon dahulu kala, ada peraturan mengenai pemakaian baju bodo. Masing-masing warna manunjukkan tingkat usia perempuan yang mengenakannya.
1. Warna jingga, dipakai oleh perempuan umur 10 tahun.
2. Warna jingga dan merah darah digunakan oleh perempuan umur 10-14 tahun.
3. Warna merah darah untuk 17-25 tahun.
4. Warna putih digunakan oleh para inang dan dukun.
5. Warna hijau diperuntukkan bagi puteri bangsawan
6. Warna ungu dipakai oleh para janda.

Selain peraturan pemakaian baju bodo itu, dahulu juga masih sering didapati perempuan Bugis-Makassar yang mengenakan Baju Bodo sebagai pakaian pesta, misalnya pada pesta pernikahan. Akan tetapi saat ini, baju adat ini sudah semakin terkikis oleh perubahan zaman. Baju bodo kini terpinggirkan, digantikan oleh kebaya modern, gaun malam yang katanya modis, atau busana-busana yang lebih simpel dan mengikuti trend.

Walau dengan keterpinggirannya, Baju bodo kini tetap dikenakan oleh mempelai perempuan dalam resepsi pernikahan ataupun akad nikah. Begitu pula untuk passappi'-nya (Pendamping mempelai, biasanya anak-anak). Juga digunakan oleh pagar ayu.


Dari berbagai sumber)


Poppy Selviani Gusriharso